Selasa, 06 Juli 2010

Void Moon


Judul : Void Moon
Pengarang : Michael Connely
Penerbit : Serambi

Buku ini adalah buku pertama karangan Michael Connely yang saya baca, dan menjadi buku penutup di bulan Juni kemarin.
Hmmm.. apa yang ingin saya ceritakan dari buku ini ya??
Tentu saja, pertama adalah novel ini murni novel thriller. Kisah seorang detektif yang ambisius dalam mengejar penjahat. Saking ambisiusnya, si detektif rela membunuh untuk memuluskan jalannya dalam menangkap si penjahat, dan tentu saja ada kepentingan lain yang ia harapkan dari pekerjaan itu.

Di satu sisi, Cassie Black adalah seorang tawanan penjara karena terkena kasus pencurian terhadap banyak kasino di Las Vegas. Salah satunya adalah kasino Cleo yang merupakan kasino terbaik dulunya, yang sekarang telah turun tingkat menjadi kasino kelas 3.
Dulunya Cassie Black dan pasangannya Max, merupakan pasangan pencuri kasino kelas kakap. Segala macam tehnik mereka kuasai dan tentu saja orang-orang yang mereka curi adalah para pemain kelas kakap juga di kasino tersebut. Hingga saking canggihnya mereka mencuri, pencurian yang mereka lakukan pun bukan hanya mengejar hasilnya tapi justru merupakan 'hobi' mereka, yang benar-benar ingin memacu adrenalin.
Hingga pada suatu saat pun Max meninggal karena jatuh dalam menjalankan aksinya di Cleo. Tidak seorang pun yang tahu penyebab Max jatuh. Semuanya bersaksi max jatuh karen ingin menyelamatkan diri pada saat melakukan pencurian. Hal ini yang akhirnya menyebabkan Cassie Black tertangkap. Cassie pun tidak mau banyak bicara mengenai kematian itu, ia mengubur semua hal tentang peristiwa tersebut.

Dalam masa penahanannya, Cassie mendapatkan ijin bebas bersyarat. Ia mendapat jaminan dari seorang pemilik dealer mobil bernama Ray Morales. Setiap bulannya ia harus melapor ke kantor polisi setempat. Hingga suatu saat kehidupannya yang tenang itu harus terusik oleh sebuah tawaran pekerjaan yang membuka luka lamanya.
Tawaran tersebut datang dari seorang bernama Leo, yang juga merupakan mitra kerja Cassie dan Max dulu. Dan tuga kali ini pun tidak jauh berbeda dengan pekerjaan nya dulu. Merampok pemain kasino kelas kakap bernama Hernandez.

________________

Buku ini sempat ingin saya, skip membacanya. Mengingat pada awal-awal cerita, plotnya berjalan amat lambat. Mungkin memang di buat sedemikian rupa agar pembacanya semakin penasaran dengan kelanjutannya. Tapi memasuk bab tengah, alur nya mulai cepat, ketegangan yang dibuat pun semakin ketat hingga tidak menyisakan ruang untuk pembacanya untuk sekedar menarik napas. Sedangkan endingnya pun memang sudah mulai dapat ketebak oleh saya, meskipun begitu, bagi saya buku ini cukup menghibur, dan jangan lupa pengetahuan mengenai alat-alat teknologi canggih yang digunakan untuk pencurian pun tidak dapat dianggap hanya sebagai pemanis cerita saja, tapi benar-benar mencengangkan.

Jadi, selamat membaca.....

Tidak ada komentar:

Posting Komentar